PENA MEDAN JAWA BARAT," CIREBON - Obyektif Setelah vakum selama 2 tahun, Pemerintah Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon kembali merealisasikan pembangunan. Melalui Dana Desa tahap pertama TA 2026 sebesar Rp160 juta, Pemdes fokus pada pemasangan saluran U-ditch dan pengaspalan jalan desa yang dimulai Kamis, 9 Juli 2026.
Realisasi proyek infrastruktur Dana Desa 2026 berupa pemasangan saluran pembuangan air limbah U-ditch dan pengaspalan jalan desa. Merupakan lanjutan dari RPJMDes yang telah digagas sebelumnya.
Dipimpin Plt Kuwu Desa Setu Kulon, Tanto. Proyek ini untuk seluruh warga Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru.
Titik lokasi pemasangan U-ditch dan ruas jalan desa di wilayah Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.
Pengerjaan dimulai Juli 2026, konfirmasi dilakukan Kamis, 9 Juli 2026.
Untuk mengantisipasi banjir, melancarkan pembuangan air limbah, menghindari genangan saat musim hujan, serta meningkatkan aksesibilitas jalan desa. Sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya sistem drainase yang baik dan menciptakan lingkungan bersih.
Anggaran murni bersumber dari Dana Desa tahap pertama TA 2026 senilai Rp160.000.000,-, bukan dari SiLPA. Pembangunan dilakukan setelah 2 tahun sempat terhenti akibat problem internal. Meski begitu, situasi desa tetap kondusif.
"Alhamdulillah, kami bisa membangun kembali fasilitas untuk masyarakat," ujar Tanto saat dikonfirmasi di kediamannya.
"Sekarang Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias menyambut pembangunan ini," tutupnya.
Plt Kuwu menegaskan proyek ini strategis untuk kesehatan lingkungan dan kenyamanan warga. Antusiasme masyarakat dinilai menjadi penyemangat Pemdes untuk melanjutkan program pembangunan sesuai RPJMDes.
Bangkitnya pembangunan di Desa Setu Kulon menjadi bukti komitmen Pemdes dalam melayani masyarakat. Dengan fokus pada infrastruktur dasar, diharapkan kesejahteraan warga meningkat dan Desa Setu Kulon semakin maju, bersih, serta bebas banjir. (Jy).
.png)



