Munas XVIII, Hipmi Didorong sebagai Lokomotif Penggerak Ekonomi Nasional

Anthony Leong saat pengambilan formulir pendaftaran Calon Ketua Umum BPP Hipmi 2026-2029. Foto: Metrotvnews.com/Richard Alkhalik.

Jakarta, Pena Medan -

Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2026-2029, Anthony Leong, resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai kandidat pertama.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram BPP Hipmi, Steering Committee Musyawarah Nasional (Munas) XVIII BPP Hipmi mulai 6 April 2026 resmi membuka tahapan pengambilan formulir pendaftaran bagi para Calon Ketua Umum periode 2026–2029.

Dalam pencalonannya, Anthony mengusung visi strategis untuk menjadikan Hipmi sebagai lokomotif penggerak ekonomi nasional, serta katalisator ekspansi bisnis bagi para pengusaha di daerah.

Menurut Anthony, Hipmi yang kini telah menginjak usia 54 tahun, harus terus bereinkarnasi menjadi ekosistem dan rumah besar bagi para pengusaha muda di seluruh Tanah Air.

"Hipmi harus menjawab problem masalah bangsa. Tentunya infrastruktur yang ada di Hipmi harus menjadi partner, harus menjadi pendukung pemerintah," ujar Anthony dalam Pengambilan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Umum BPP Hipmi Masa Bakti 2026-2029 di Sekretariat BPP Hipmi, Menara Bidakara 2, Jakarta Selatan, Rabu, 8 April 2026.

Dorong pengusaha daerah naik kelas

Berbekal konsolidasi selama delapan bulan ke 29 provinsi, Anthony mengatakan akan fokus pada tiga pilar utama bagi pengusaha daerah yaitu perluasan akses kolaborasi, penguatan jejaring bisnis, serta pemerataan permodalan.

Anthony menegaskan seluruh program yang ia tawarkan untuk mendorong kapasitas pengusaha yang ada di daerah bisa terus naik kelas. 

Mengakhiri pernyataannya, Anthony juga berharap setelah Munas XVIII berakhir nantinya akan kembali bisa bekerja sama dengan seluruh kementerian, pemerintah daerah, maupun pemerintah nasional ke depan.



Sumber: MetroTV 


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan



Iklan



نموذج الاتصال