Timnas bola basket u18 putri Indonesia berkumpul di lapangan sebelum pertandingan melawan Thailand dalam FIBA U18 Women's Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, di Filipina, Jumat (5/6/2026). ANTARA/HO-FIBA/am/pri.
Jakarta, Pena Medan -
Timnas bola basket U18 putri Indonesia memastikan tiket ke FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026 dengan membukukan kemenangan ketiga beruntun pada Kualifikasi Asia Tenggara (SEABA) Qualifiers 2026 setelah menundukkan Thailand 67-53.
Kemenangan di STI West Negros University Gym, Filipina, Jumat (5/6), memastikan Indonesia menggenggam tiket ke ajang berikutnya meski masih menyisakan satu laga melawan Filipina pada Sabtu malam.
"Filipina merupakan peserta Divisi A FIBA U18 Women's Asia Cup 2026, jadi mereka lolos otomatis meski ikut kualifikasi, sementara Thailand juga langsung lolos karena menjadi tuan rumah untuk Divisi B," kata Amin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan, dalam SEABA Qualifiers kali ini, Indonesia berebut satu tiket melawan Singapura dan Vietnam karena dua negara lainnya sudah dapat jatah masing-masing satu tiket.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sebelum laga melawan Thailand, Srikandi muda juga menang 66-49 melawan Singapura pada Rabu (3/6), serta kontra Vietnam, Kamis (5/6), dengan skor 81-32.
Amin menilai, keberhasilan Praisey Blessed dan kawan-kawan berkat kekuatan tim yang tidak bertumpu pada satu atau dua pemain saja.
Menurut dia, seluruh pemain yang dibawa ke Filipina mampu memberikan kontribusi ketika dibutuhkan dalam pertandingan.
"Misalnya jika ada pemain yang off, maka kami punya pemain lain yang step-up, jadi semua atau 12 pemain ini bisa kami maksimalkan," ujar dia.
Pelatih kepala itu menambahkan, untuk menghadapi Filipina pada laga terakhir atau keempat, para pemain harus tetap berpegang dengan strategi yang telah disiapkan.
Dia menyebut Filipina merupakan lawan yang memiliki kualitas lengkap, baik dalam tembakan jarak jauh, penetrasi, kecepatan, maupun kekuatan fisik.
Sementara itu, FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026 diselenggarakan di Thailand pada 13-19 Juli.
Sumber: Antara
.png)

