Cegah Peredaran Upal, Polres Kudus Sisir Jasa Penukaran Uang

Aparat Polres Kudus melakukan patroli untuk antisipasi peredaran uang palsu. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani

Kudus, Pena Medan -

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, personel Polres Kudus mulai menggelar patroli di sejumlah titik jasa penukaran uang. Langkah ini sebagai antisipasi terhadap potensi peredaran uang palsu yang rawan terjadi menjelang Lebaran.

Patroli tersebut menyasar kawasan Jalan Sunan Kudus hingga Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Setiap tahun menjelang Lebaran, kawasan ini dipadati oleh jasa penukaran uang baru.

Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Petugas juga memberikan edukasi terkait potensi peredaran uang palsu.

"Ini sebagai upaya meminimalisir peredaran uang palsu. Kami melakukan patroli dan pemantauan langsung di lapangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Alifi, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan hingga saat ini polisi belum menemukan adanya peredaran uang palsu di lokasi jasa penukaran uang yang dipantau. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat aktivitas transaksi uang tunai biasanya meningkat menjelang Lebaran.

"Pada patroli kali ini Alhamdulillah kami tidak menemukan adanya uang palsu. Namun kami tetap melakukan pengecekan secara detail terhadap uang yang ditukarkan," jelas Alifi.

AKP Alifi juga mengingatkan masyarakat untuk memahami cara membedakan uang asli dengan uang palsu. Masyarakat dapat menggunakan metode 3D untuk mengecek keaslian uang, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang.

"Dengan metode 3D itu masyarakat bisa mengecek keaslian uang. Dilihat tampilan fisiknya, diraba teksturnya, dan diterawang untuk memastikan tanda keamanannya," terang Alifi.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau para pelaku jasa penukaran uang agar lebih waspada. Aktivitas penukaran uang dinilai memiliki potensi kerawanan karena melibatkan uang tunai dalam jumlah besar.

"Pelaku jasa tukar uang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi. Kami imbau agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi," ujar Alifi.

Untuk meningkatkan rasa aman, Polres Kudus juga menyediakan layanan pengawalan gratis bagi para pelaku jasa penukaran uang. Mereka dapat meminta bantuan pengamanan kepada petugas kepolisian maupun melalui layanan darurat 110.

"Kami siap memberikan pengamanan apabila dibutuhkan. Mereka bisa melapor ke pos polisi terdekat atau melalui layanan 110," ujar Alifi.



Sumber: MetroTV 


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan



Iklan



نموذج الاتصال