Lelang PAD weru kidul diduga tidak transparan.




PENA MEDAN JAWA BARAT -Cirebon bukan rahasia umum lagi banyak kalangan masyarakat yang berdesas desus atas kabar kemiringan dugaan lelang PAD (pendapatan asli desa),lelang kontribusi karcis yang di rekankan oleh pihak pemerintah desa weru kidul kecamata weru kabupaten cirebon diduga tidak transparan dan diduga dimanipulasi oleh oknum.


Beberapa hal pendapatan asli desa (PAD) yang di manipulasi oleh pemerintah desa weru kidul kecamatan weru kabupaten cirebon,hal nya kios yang disewakan  kepada pedagang itu berjumalah puluhan kios tapi yang dilaporkan secara adminitrasi hanya beberapa kios saja.

Saat konfirmasi kedinas DPMD kabupaten cirebon kepala bidang (kabid) "kalau pad sendiri ada beberapa regulasi sendiri,seperti bengkok,titisara dan yang lainnya,tapi jangan pernah memenipulasi pendapatan asli desa karna ancaman pidana dan adminitrasinya sangat jelas."  Pungkas *Dani* 



Desa weru kidul kecamatan weru kabupaten cirebon saat konfirmasi ke kepala desa (kuwu) susah untuk ditemui guna konfirmasi dan klarifikasi atas dugaan PAD (pendapatan asli desa) dan lelang kontribusi karcis.

Saat team investigasi konfirmasi kesalah satu pedangang yang berada di pinggiran sepanjang jalan sebut saja (mkm) "sebenarnya saya sebagai pedagang kaki lima di punguti karcis oleh pihak pemerinyah desa ini dasar nya seperi apa,dan saya sehari hari jualanya kadang laku kadang tidak mas,tapi beban bagi kami selaku penjual kaki lima dan bukan mangkal hanya sesat saja berjualan di sini,sehari kontribusi karcis bisa sampe 4 kali karcis.". Paparnya


Team investigasi Media akan melaporkan kepihak aparat penegak hukum tentang dugaan temuan-temuan yang sesuai data team dipegang,dan akan berkordinasi dengan pihak dinas DPMD kabupaten cirebon terkait aturan dan regulasi tentang PADes.




Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan



Iklan



نموذج الاتصال