PENA MEDAN JAWA BARAT," Gerakan Peduli insan Media CIREBON - Ketua Forum Wartawan Cirebon (FWC) Muhadi yang akrab disapa Jarot, mendesak seluruh sekolah yang berlokasi di pinggir jalan raya untuk memperketat protokol keselamatan siswa. Desakan ini disampaikan pada Selasa, 15 Juli 2026, menyusul tingginya mobilitas kendaraan di jalan utama Cirebon dan potensi kecelakaan yang melibatkan pelajar.
Imbauan dan desakan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan perlindungan terhadap siswa dari bahaya lalu lintas.
Muhadi (Jarot) selaku Ketua Forum Wartawan Cirebon, ditujukan kepada seluruh kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Cirebon.
Sekolah-sekolah yang berada langsung di pinggir jalan raya utama wilayah Cirebon.
Desakan disampaikan pada 15 Juli 2026. Fokus pengamanan pada jam berangkat dan pulang sekolah saat volume kendaraan puncak.
Letak sekolah yang berhadapan dengan jalur lalu lintas padat dinilai rawan kecelakaan. Anak-anak dinilai masih labil dan kurang waspada saat menyeberang. Keselamatan siswa tidak bisa hanya diserahkan kepada pengendara, polisi, atau Dishub.
Jarot menyarankan 3 langkah strategis yang harus segera diimplementasikan sekolah:
Pengerahan Petugas Penyeberangan : Mengoptimalkan peran satpam atau petugas khusus sekolah untuk membantu siswa menyeberang pada jam sibuk.
Penyediaan Fasilitas Keamanan : Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan tersedianya Zebra Cross, rambu peringatan, dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dengan marka yang jelas.
Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas : Memberikan pemahaman rutin kepada siswa tentang tata cara menyeberang yang benar dan bahaya bermain atau berlari di bahu jalan raya.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan kesadaran pengendara. Anak-anak kita seringkali masih labil atau kurang waspada saat menyeberang jalan. Sekolah wajib hadir untuk memberikan perlindungan ekstra di zona-zona rawan tersebut," tegas Muhadi (Jarot), Ketua Forum Wartawan Cirebon.
Forum Wartawan Cirebon berharap imbauan ini mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah. Lingkungan pendidikan harus tidak hanya nyaman untuk belajar, tetapi juga aman dari ancaman bahaya lalu lintas.
FWC juga berkomitmen akan terus mengawal dan menyuarakan isu-isu keselamatan publik melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat Cirebon.
Keselamatan pelajar adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, Polri, dan instansi terkait diperlukan untuk menciptakan zona sekolah yang aman dan kondusif.
Muhadi alias Jarot, Ketua FWC Isu: Sekolah pinggir jalan rawan laka lantasSolusi: 3 langkah konkret - petugas, fasilitas, edukasiWaktu rawan: Jam berangkat & pulang sekolah.(jy).
.png)
