PENA MEDAN JAWA BARAT," CIREBON - Kontekstual Sebanyak 25 mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Cirebon menggelar penyuluhan kesehatan bertema "Kenali Eklampsia, Cegah Stunting, Selamatkan Generasi" di Kantor Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kamis 9 Agustus 2026. Kegiatan fokus mengedukasi ibu hamil tentang bahaya eklampsia dan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Penyuluhan kesehatan tentang pengenalan tanda bahaya eklampsia dan upaya pencegahan stunting. Eklampsia dijelaskan sebagai komplikasi serius kehamilan berupa tekanan darah tinggi dan kejang yang mengancam nyawa ibu dan janin.
Kegiatan dilaksanakan 25 mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan UMC. Ketua Pelaksana Fathiya. Dihadiri warga, khususnya ibu hamil Desa Kertasari, dan disambut Sekretaris Desa Kertasari Arif Awaludin.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan kehamilan, menurunkan risiko kematian ibu dan bayi, serta menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon. Upaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Mahasiswa memberikan edukasi langsung kepada masyarakat melalui sosialisasi dan tanya jawab. Materi difokuskan pada deteksi dini tanda bahaya eklampsia dan pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan.
Fathiya, Ketua Pelaksana sekaligus mahasiswa semester 4 Fakultas Ilmu Kesehatan UMC, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan stunting sejak hamil.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujarnya.
Apresiasi datang dari Pemdes. Sekdes Kertasari Arif Awaludin menyampaikan terima kasih atas kepedulian mahasiswa.
"Kami sangat mengapresiasi adanya sosialisasi ini, khususnya bagi warga kami yang sedang hamil. Semoga ibu hamil di Desa Kertasari memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang masa kehamilannya, dan harapan kami semuanya selalu diberikan kesehatan," tutur Arif.
Sinergi antara akademisi UMC dan Pemerintah Desa Kertasari ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil, menurunkan risiko komplikasi kehamilan, serta menekan angka stunting di wilayah Cirebon. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa untuk kesehatan masyarakat. (Jy).
.png)

