Kepulan asap membubung setelah ledakan yang dilaporkan terjadi di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Foto: Atta Kenare/AFP
Iran menyebut salah satu serangan Israel menghantam sekolah dasar dan menewaskan lima orang. Hal itu disampaikan oleh Kantor Berita Pemerintah Iran, IRNA, dikutip dari AlJazeera, Sabtu (28/2).
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa serangan itu menghantam sekolah dasar (SD) putri di Minab, sebuah kota yang terletak di Provinsi Hormozgan di Iran selatan. Hingga saat ini, belum ada informasi detail mengenai serangan tersebut.
Israel dan AS menyerang Iran pada Sabtu (28). Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan itu untuk menumbangkan rezim Ayatollah Ali Khamenei.
"Israel dan Amerika Serikat meluncurkan kampanye bersama, Operasi Auman Singa (Operation Lion's Roar). Tujuan dari operasi ini adalah untuk mengakhiri ancaman dari rezim Ayatollah di Iran," kata Netanyahu dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu (28/2).
Menurut Netanyahu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menargetkan fasilitas-fasilitas Garda Revolusi, situs-situs rudal balistik.
Sementara itu, Iran sudah membalas serangan tersebut. Pangkalan militer AS di Bahrain menjadi sasaran dari Iran.
Sumber: kumparan
.png)

