Seorang Warga Negara Asing (WNA) melakukan aksi tidak senonoh dengan memamerkan alat kelaminnya di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terekam oleh video pengunjung dan sempat viral di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)
Jakarta, Pena Medan -
Seorang Warga Negara Asing (WNA) melakukan aksi tidak senonoh dengan memamerkan alat kelaminnya di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terekam oleh video pengunjung dan sempat viral di media sosial.
Polisi pun langsung turun mengecek lokasi. Dalam video yang beredar, terlihat seorang petugas Satuan Pengamanan atau satpam menghampiri WNA pria tersebut.
Perekam video bahkan menyebut aksi eksibisionis itu bukan kali pertama. WNA itu diduga memanggil pengunjung, sebelum menunjukkan kemaluannya di area taman.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB pada Sabtu, 10 Januari 2026.
WNA itu sempat berdalih melakukannya karena cuaca yang panas dan merasa gatal di sekujur tubuh. Pakaian yang dikenakan pun tergolong normal dan biasa, tidak mencolok.
"Keterangan dari saksi sih, saksi menanyakan ke pelakunya alasan mengapa melakukan perbuatan tersebut. Alasannya cuacanya di Indonesia sangat panas dan membuat gatal dari leher sampai bawah gitu," kata Suparmin kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Terkendala CCTV
Menurut Suparmin, pihak keamanan taman hanya mengusir WNA tersebut tanpa mengamankan identitas maupun menghubungi polisi. Padahal, perbuatan tersebut masuk dalam kategori pelecehan.
Polisi pun mengaku kesulitan mendalami kasus ini lantaran minim bukti. Di lokasi kejadian juga tidak terdapat kamera pengawas.
Saat dicek ke TKP, tidak ditemukan satu pun CCTV yang mengarah ke titik kejadian. Satpam juga tidak melihat secara langsung aksi Eksibisionis tersebut.
Tidak ketinggalan, pelaku yang menggunakan bahasa asing turut membuat petugas keamanan sulit untuk berkomunikasi. Setelah ditegur, WNA itu langsung meninggalkan lokasi.
"Kita cari sambil mengimbau pihak keamanan dalam nih, kalau bisa pasang CCTV, sama kalau ada kejadian serupa segera telepon kita, diamanin dulu pelakunya," tandas dia.
Sumber: Liputan6
.png)

