↗ PASAR SAHAM

Bank Sentral China Buka Lebar Pasar Domestik, Incar Investasi Sebanyak-banyaknya

Foto: REUTERS/Jason Lee

Pena Medan -

Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC) berkomitmen untuk semakin membuka pasar keuangan domestik yang luas bagi investor global.

Melansir Reuters, Sabtu (17/10/2026), Gubernur PBOC Pan Gongsheng mengatakan aset berbasis yuan dapat memenuhi kebutuhan diversifikasi investor global yang makin meningkat di tengah ketidakpastian perdagangan.

Pan menyebut meningkatnya risiko geopolitik, perubahan mendalam dalam lanskap ekonomi global, serta pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi alasan China untuk terus mendorong internasionalisasi yuan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya di sela-sela pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia.

Dalam pernyataan resmi PBOC yang mengutip pidato Pan, pertumbuhan ekonomi China yang stabil dan perkembangan pesat industri teknologi tinggi menjadi fondasi kuat bagi aset berbasis renminbi (RMB), nama resmi mata uang China. Kondisi tersebut dinilai dapat memperkuat daya tarik aset yuan bagi investor internasional yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka.

Pernyataan Pan disampaikan sehari setelah Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan China perlu mengalihkan model pertumbuhan ekonominya yang selama ini bertumpu pada ekspor menuju konsumsi domestik. Dalam pidatonya di hadapan para pembuat kebijakan internasional pada pertemuan tahunan tersebut, Pan juga menyerukan agar Beijing menggeser orientasi pertumbuhan dari ekspor menuju konsumsi dalam negeri.

Pasar Bergejolak

China meningkatkan upaya untuk membuka pasar modalnya di tengah perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan kebijakan luar negeri AS yang sulit diprediksi. Situasi tersebut dinilai telah mengikis kepercayaan terhadap aset berbasis dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Pasar keuangan global juga menghadapi gejolak yang semakin besar seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek keuntungan perusahaan yang melakukan investasi besar-besaran di bidang AI. Investor mempertanyakan kemampuan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menghasilkan peningkatan laba yang memadai di tengah biaya pinjaman yang semakin tinggi.

Untuk memperluas penggunaan yuan secara internasional, Pan mengatakan PBOC akan mendorong penerimaan dan penggunaan obligasi berdenominasi yuan secara lebih luas sebagai agunan yang memenuhi syarat di pasar global. Bank sentral China juga akan memperkuat konektivitas infrastruktur keuangan lintas negara serta mendukung pengembangan pasar yuan di luar China daratan atau pasar yuan offshore.

Selain itu, PBOC akan terus memperluas perangkat pengelolaan risiko guna memperlancar kegiatan investasi dan pembiayaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya China untuk memperkuat peran yuan dalam sistem keuangan internasional.

Dalam pidato terpisah pada Jumat, Pan menyoroti ketidakseimbangan ekonomi global yang menurutnya berkaitan erat dengan perkembangan pembagian kerja global, kontradiksi mendasar dalam sistem moneter internasional, serta faktor-faktor lain. Faktor tersebut mencakup defisit fiskal yang tinggi dan berkepanjangan serta tingkat konsumsi tinggi di sejumlah negara, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan terpisah PBOC.

Pan menegaskan bahwa ketidakseimbangan ekonomi global tidak dapat diperbaiki hanya melalui penyesuaian nilai tukar mata uang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan pada Jumat bersama Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Christine Lagarde dan Komisaris Eropa untuk Ekonomi dan Produktivitas Valdis Dombrovskis.


 


Sumber: CNBC Indonesia 


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Network News

📰
BERITA TERKINI
LIVE UPDATE
↻ Menghubungkan ke berita terbaru...

Iklan


✦ Jaringan Media

Portal media digital dalam satu jaringan informasi

21 Media Online
Media yang Anda cari tidak ditemukan.

نموذج الاتصال