Pena Medan -
Timnas Basket Putri Indonesia membawa misi penting pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Sebanyak 12 pemain telah dipilih untuk memperkuat Merah Putih dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.
Skuad Indonesia telah bertolak menuju Jepang pada Senin (14/9/2026). Komposisi kali ini menghadirkan wajah-wajah yang pernah tampil di level internasional sekaligus sejumlah pemain yang akan merasakan atmosfer Asian Games untuk pertama kalinya.
Kimberley Pierre-Louis menjadi sosok paling senior dalam skuad. Pemain naturalisasi tersebut diharapkan bisa memberikan pengalaman dan kekuatan tambahan bagi tim.
Sementara itu, Yualita Rency Novia menjadi pemain termuda. Usianya yang baru 18 tahun menjadi gambaran proses regenerasi yang tengah berjalan di tubuh Timnas Basket Putri Indonesia.
Manajer Timnas Putri Indonesia, Handoyo, menilai perpaduan pemain senior dan junior memberikan energi berbeda bagi tim.
"Komposisi muda dan senior membikin warna baru dan semangat baru di tim yang sekarang dan adanya proses regenerasi yang berjalan di tim putri," kata Handoyo melalui Perbasi.
Selain Kimberley, terdapat sejumlah pemain yang telah memiliki pengalaman memperkuat Indonesia di kompetisi internasional. Mereka antara lain Agustina Elya Gradita Retong, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, Priscilla Annabel Karen, Nathania Claresta Orville, dan Lea Elvensia Kahol.
Empat nama, yakni Agustina Elya Gradita Retong, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, Priscilla Annabel Karen, dan Nathania Claresta Orville, juga merupakan bagian dari skuad peraih medali emas SEA Games 2023.
Target Ulangi Pencapaian Asian Games 2022
Meski membawa sejumlah pemain muda, Timnas Basket Putri Indonesia tidak sekadar ingin tampil sebagai pelengkap. Target untuk melangkah sejauh mungkin sudah dicanangkan.
Handoyo berharap skuad Merah Putih setidaknya mampu menyamai pencapaian pada Asian Games 2022 Hangzhou.
Saat itu, Indonesia berhasil menembus babak perempat final sebelum perjalanan mereka dihentikan Jepang.
"Harapan kita supaya paling tidak capaiannya tetap bisa sampai Asian Games yang lalu," ujar Handoyo.
Tantangan pertama Indonesia sudah menanti di Grup A. Tim Merah Putih berada satu grup dengan Thailand dan China yang berstatus sebagai juara bertahan.
Indonesia akan mengawali perjuangan menghadapi Thailand pada Kamis (17/9/2026) di Aichi International Arena. Empat hari berselang, giliran China yang akan menjadi lawan Indonesia pada Senin (21/9).
Persaingan di Grup A dipastikan tidak mudah. China merupakan salah satu kekuatan utama basket putri Asia dan datang ke Asian Games 2026 dengan status juara bertahan.
Berikut 12 pemain yang dibawa Timnas Basket Putri Indonesia ke Asian Games 2026:
Agustina Elya Gradita Retong
Erinindita Prias Madafa
Kartika Hatta Mahanani
Yualita Rency Novia
Nathania Claresta Orville
Faizzatus Shoimah
Jesslyn Angelique Aritonang
Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi
Priscilla Annabel Karen
Kimberley Pierre-Louis
Lea Elvensia Kahol
Nicole Lukito
Perjuangan Timnas Basket Putri Indonesia
Jika berhasil melewati fase grup, Indonesia akan melanjutkan perjuangan ke babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September. Semifinal digelar sehari kemudian, sedangkan perebutan medali perunggu dan final berlangsung pada 26 September.
Dengan perpaduan pengalaman dan energi pemain muda, Timnas Basket Putri Indonesia berharap mampu menghadirkan kejutan di Aichi-Nagoya sekaligus mengulang keberhasilan menembus perempat final seperti pada Asian Games 2022.
Handoyo pun meminta dukungan masyarakat Indonesia agar perjuangan para Srikandi Merah Putih di Jepang dapat membuahkan hasil terbaik.
"Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia sehingga kami bisa memberikan hasil terbaik untuk bawa bangga Indonesia," ujar Handoyo.
Sumber: Liputan6
.png)
