Geledah Kanwil Pajak Surakarta, KPK Sita Emas 1,3 Kg

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/7/2026). ANTARA/Rio Feisal

Jakarta, Pena Medan -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II atau Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi lain di Klaten, Jombang, Surabaya, dan Malang, pada 11-12 Agustus 2026. Penggeledahan ini terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo.

"Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan perkara tersebut," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 13 Agustus 2026.

Penyidik KPK juga menyita emas logam seberat 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta saat menggeledah rumah pemeriksa pajak di Malang, Jawa Timur. Penyidik akan menganalisis seluruh barang bukti yang disita dalam pengembangan kasus rasuah ini.

"Penyidik akan menelaah setiap barang bukti yg didapatkan dalam rangkaian upaya paksa penggeledahan ini," kata Budi.

Pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin. Sehari kemudian, KPK menetapkan Mulyono, pegawai pajak KPP Madya Banjarmasin Dian Jaya Demega, serta Manajer Keuangan PT BKB Venasius Jenarus Genggor sebagai tersangka.

Perkara tersebut berawal dari permintaan uang apresiasi setelah KPP Madya Banjarmasin menerima permohonan restitusi PPN dari PT BKB. Perusahaan tersebut mengajukan restitusi PPN untuk tahun pajak 2024 dengan status lebih bayar.

Hasil pemeriksaan KPP menunjukkan nilai lebih bayar Rp49,47 miliar dengan koreksi fiskal Rp1,14 miliar. Sehingga nilai restitusi yang diajukan menjadi Rp48,3 miliar.

Atas pengurusan tersebut, tersangka mendapatkan Rp1,5 miliar. Fulus itu dibagi sesuai jatahnya masing-masing.




Sumber: MetroTV 


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

```

Iklan



نموذج الاتصال