Foto: Instagram/menkeuri
Jakarta, Pena Medan -
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari membenarkan adanya rencana efisiensi atau refocusing anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia belum bersedia mengungkap besaran anggaran yang akan dipangkas.
"Ya benar, kami sedang melakukan efisiensi atau refocusing anggaran. Angka pastinya menyusul," kata Arumsari dikutip dari Detik.com, Minggu (28/6/2026).
Adapun, saat ditanya mengenai pos anggaran yang akan diefisiensikan maupun langkah-langkah yang akan ditempuh BGN, Agustina memilih belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia memastikan rincian kebijakan tersebut akan disampaikan setelah proses finalisasi selesai.
"Nah, itu nanti dulu ya. Detailnya nanti kalau sudah siap, kami konferensi pers," katanya.
Sebagaimana diketahui, upaya penghematan kembali dari BGN telah dibocorkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia mengaku telah mengadakan pertemuan dengan Kepala BGN Nanik S Deyang di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat pada Kamis (25/6). Salah satunya membahas upaya efisiensi anggaran.
Purbaya mengatakan BGN akan kembali melakukan efisiensi anggaran dalam jumlah besar. Namun saat ditanya berapa jumlah yang dilakukan penghematan, ia meminta semua pihak untuk menunggu pengumuman BGN.
"Kemarin saya ketemu Kepala BGN. Dia melaporkan akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN. Saya pikir cukup signifikan, tetapi nanti biar Kepala BGN yang mengumumkan," kata Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, dilansir detikFinance, Jumat (26/6).
Saat ditanya apakah penghematan sampai Rp 40 triliun seperti berita yang beredar sebelumnya, Purbaya enggan mengungkapkan.
"Mungkin (sekitar Rp 40 triliun). Tanya dia saja (BGN), dia lebih ngerti daripada saya. Nanti akan signifikan lah pemotongannya, tetapi bukan saya yang usul ya, Kepala BGN sendiri," kata Purbaya.
Sumber: CNBC Indonesia
.png)

