Militer Israel Mulai Uji Coba Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan

Sebuah tank tempur utama Merkava Mark IV milik tentara Israel ditempatkan di sebuah posisi di sepanjang perbatasan antara Israel utara dan Lebanon selatan, Selasa (3/3/2026). Foto: Jalaa Marey/AFP

Pena Medan -

Militer Israel mulai menjalankan uji coba penarikan pasukan dari Lebanon selatan pada Minggu (28/6), sebagai tahap awal implementasi perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani kedua negara dengan mediasi Amerika Serikat (AS).

Media penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan penarikan dimulai dari dua wilayah percontohan di Nabatieh, Lebanon selatan.

Proses tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan tentara Lebanon melalui saluran komunikasi langsung yang dibentuk di bawah dukungan AS, seperti dilaporkan Anadolu Agency. 

Setelah pasukan Israel mundur, tentara Lebanon akan langsung mengambil alih wilayah tersebut untuk mencegah kekosongan keamanan dan mengantisipasi kemungkinan kembalinya pejuang Hizbullah.

Meski begitu, seorang pejabat keamanan Israel menegaskan militer tetap berhak menyerang pihak mana pun yang dianggap mengancam pasukannya, bahkan setelah perjanjian ditandatangani.

Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, juga dijadwalkan memantau dimulainya penarikan pasukan dari dua wilayah percontohan tersebut.

Serangan Belum Berhenti

Di tengah dimulainya penarikan pasukan, kekerasan di Lebanon selatan masih berlanjut.

Kantor berita resmi Lebanon, NNA, melaporkan pesawat tempur Israel kembali menggempur wilayah pinggiran Deir Seryan dan Taybeh pada hari yang sama.

Reuters melaporkan, serangan termasuk ke kawasan Situs Warisan Dunia Tyre yang berstatus Warisan Dunia UNESCO, pasar era Mamluk di Nabatieh, hingga sejumlah desa tua di wilayah perbatasan.

Sementara dilansir AFP, militer Israel menyebut serangan dilakukan setelah pasukannya bentrok dengan seorang pejuang Hizbullah di sebuah bangunan yang dicurigai di Deir Seryan. 

Dalam insiden itu, Kapten David Hazutt (21) tewas, sementara seorang tentara Israel lainnya mengalami luka ringan.

Israel mengatakan tentaranya kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku dan menggempur sejumlah sasaran di kawasan tersebut.




Sumber: kumparan 


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan



Iklan



نموذج الاتصال