Sejumlah atlet mencoba peralatan fitnes di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (28/1/2026). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/bar (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Jakarta, Pena Medan -
Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil delapan atlet peraih gelar juara Seleksi Nasional (Seleknas) 2026 yang telah lolos rangkaian tes lanjutan untuk bergabung dengan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Cipayung, Jakarta, mulai 30 Maret mendatang.
Berdasarkan keterangan resminya, Jumat, pemanggilan tersebut menjadi bagian dari program Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI dalam memperkuat sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dengan pendekatan berbasis data dan sport science.
Seleknas PBSI yang berlangsung pada 3–7 Februari 2026 menjadi salah satu jalur utama dalam menjaring talenta muda potensial. Tidak hanya berbekal hasil pertandingan, para juara juga diwajibkan melalui tahapan evaluasi lanjutan yang mencakup tes kesehatan, tes fisik, hingga tes psikologi, termasuk pengukuran aspek intelektual sebagai bagian dari pemetaan potensi atlet.
Hasil dari keseluruhan tahapan tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim pelatih dan tim pendukung untuk menentukan kesiapan atlet dalam menjalani program pembinaan di Pelatnas Cipayung.
Melalui mekanisme seleksi berlapis ini, PBSI menegaskan komitmen untuk membangun sistem pembinaan yang objektif, terukur, transparan, serta berorientasi jangka panjang demi menjaga regenerasi prestasi bulu tangkis Indonesia.
Para atlet yang terpilih diharapkan dapat memaksimalkan kesempatan selama menjalani pembinaan di Pelatnas sehingga mampu berkembang menjadi kekuatan baru yang dapat memperkuat skuad Merah Putih di level internasional.
Adapun delapan atlet yang dipanggil memperkuat Pelatnas PBSI, yakni Denis Azzarya (PB Jaya Raya Jakarta), Jolin Angelia (PB Djarum Kudus), Joseph Marcellino Kyta (Gideon Badminton Academy), Joven Farandi (Gideon Badminton Academy), Halifia Usni Pratiwi (PB Djarum Kudus), Selsi Josika (PB Djarum Kudus), Ikhsan Lintang Pramudya (PB Djarum Kudus), serta Salsabila Zahra Aulia (PB Djarum Kudus).
Sumber: Antara
.png)

