Foto: Akun Youtube Partai Demokrat
Jakarta, Pena Medan --
Lukisan kuda api karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menjadi rebutan konglomerat dalam sebuah acara lelang di Perayaan Imlek Demokrat, Rabu (19/2/2026).
Wakil Sekretariat Jenderal Partai Demokrat Ossy Dermawan yang menjadi host lelang, mengatakan bahwa seluruh hasil lelang lukisan kuda api SBY dipersembahkan untuk membantu keluarga pra-sejahtera khususnya masyarakat keturunan Tionghoa.
Lukisan karya Presiden ke-6 SBY itu bertajuk 'Kuat dan Energik Laksana Kuda Api', yang diadaptasi dari tahun Kuda Api dalam kalender Tiongkok 2577 Kongzili.
Lukisan kuda api karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ditampilkan dalam Perayaan Imlek Demokrat. (Tangkapan Layar Youtube/Partai Demokrat)
Lelang lukisan berjudul Kuda Api tersebut dibuka seharga Rp 200 juta dengan metode lelang yang dihadiri oleh berbagai tokoh politik dan pengusaha.
Penawar pertama, lukisan berukuran 130 x 80 sentimeter tersebut adalah Deddy Corbuzier dengan harga Rp 1 miliar.
Kemudian, tidak tanggung-tanggun, Low Tuck Kwong yang diwakili oleh Direktur Bayan Resources Alexander Ery Wibowo langsung memberikan penawaran Rp 5 miliar.
Tidak mau kalah, Hermanto Tanoko membalas dengan memberikan harga Rp 6 miliar. Akan tetapi akhirnya, lukisan tersebut dibawa pulang oleh Low Tuck Kwong dengan harga Rp 6,5 miliar.
Sebagai informasi, mengutip Forbes, Kamis (19/2/2026), Low Tuck Kwong merupakan orang terkaya kedua di Indonesia. Dia tercatat memiliki harta US$ 20,4 miliar atau Rp 345,52 triliun yang berasal dari bisnis tambang batu bara.
Sementara itu Hermanto Tanoko merupakan orang terkaya ke-16 di Indonesia. Dia tercatat memiliki US$ 3,7 miliar atau Rp 62,67 triliun dari bisnis cat Avian dan juga properti hingga manufaktur.
Sumber: CNBC Indonesia
.png)

