Pena Medan -
Putu ayu menjadi salah satu kue tradisional Indonesia yang tetap digemari lintas generasi. Teksturnya yang lembut, aroma pandan yang harum, serta cita rasa manis-gurih membuat kue ini kerap hadir sebagai camilan favorit. Hal ini membuat masyarakat menjadikannya sebagai teman baik untuk minum teh ataupun kopi sehari-hari saat bersantai.
Ciri khas putu ayu terletak pada warna hijaunya yang segar dan taburan kelapa parut di bagian atas. Perpaduan santan, pandan, dan teknik pengukusan yang tepat menghasilkan kue dengan rasa yang ringan namun membekas di lidah. Tak heran, putu ayu sering dipilih karena tampilannya menarik sekaligus mudah dibuat di rumah.
Anda pun bisa membuat camilan ini secara mudah, hanya dengan memperhatikan cara demi caranya. Kue ini pun kemudian bisa matang sempurna, dengan unsur santan yang berpadu lembut serta menghasilkan aroma wangi penggugah selera, dihadirkan Liputan6, Selasa (13/1).
Takaran Bahan untuk Membuat Putu Ayu Santan Lembut dan Wangi
Untuk membuat putu ayu yang lembut dan wangi, penting untuk memperhatikan takaran bahan yang digunakan. Keseimbangan antara bahan kering dan basah sangat mempengaruhi hasil akhir kue. Berikut adalah daftar bahan yang diperlukan untuk membuat putu ayu santan:
Bahan Adonan Kue:
Tepung terigu protein sedang: 200 gram
Gula pasir: 125 gram hingga 200 gram
Telur ayam: 2 butirSantan: 200 ml (dapat menggunakan santan instan 65 ml ditambah air 135 ml)
Emulsifier (SP/TBM/Ovalet): 1 sendok teh atau 5 gram
Pasta pandan: secukupnya atau 1 sendok teh
Vanili bubuk: 1/3 sendok teh hingga 1/2 sendok teh
Garam: 1/4 sendok teh hingga 1/2 sendok teh
Baking powder: 1/3 sendok teh
Bahan Topping Kelapa:
Kelapa parut setengah tua: 150 gram hingga 300 gram
Garam: sejumput atau 1/4 sendok teh
Daun pandan: 1 lembar, potong-potong atau ikat simpul
Tepung maizena: 1 sendok makan (opsional, untuk menjaga tekstur kelapa)
Langkah Mudah Membuatnya
Setelah mengetahui takaran bahan, langkah selanjutnya adalah mengikuti proses pembuatan putu ayu dengan benar. Setiap langkah memiliki peran penting dalam menghasilkan kue yang lembut dan wangi. Berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam membuat putu ayu santan:
Persiapan Topping Kelapa:
Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan yang sudah dipotong-potong atau diikat simpul.
Kukus campuran kelapa parut selama 5 hingga 15 menit agar tidak cepat basi.
Setelah dikukus, angkat dan sisihkan.
Pembuatan Adonan Kue:
Panaskan santan cair bersama daun pandan hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah, lalu dinginkan dan saring.
Dalam wadah terpisah, kocok telur, gula pasir, emulsifier, vanili bubuk, dan garam menggunakan mixer hingga adonan mengembang, putih, dan kental berjejak.
Masukkan tepung terigu dan baking powder secara bertahap ke dalam adonan telur, aduk rata.
Tambahkan santan yang sudah didinginkan dan pasta pandan ke dalam adonan, aduk perlahan hingga tercampur rata dan adonan menjadi halus.
Pengukusan Putu Ayu:
Siapkan cetakan putu ayu, olesi tipis dengan minyak goreng agar kue tidak lengket.
Masukkan kelapa parut yang sudah dikukus ke dasar cetakan, padatkan sedikit hingga sekitar sepertiga tinggi cetakan.
Tuangkan adonan kue di atas kelapa parut hingga memenuhi cetakan.
Panaskan panci kukusan hingga air mendidih dan mengeluarkan banyak uap. Pastikan kukusan sudah panas sebelum cetakan dimasukkan.
Susun cetakan berisi adonan ke dalam kukusan, lalu kukus selama 10 hingga 25 menit dengan api sedang.
Setelah matang, angkat kue dari kukusan, biarkan dingin sebentar sebelum dikeluarkan dari cetakan.
Kunci Kue Putu Ayu Santan Bisa Lembut dan Wangi
Untuk mendapatkan tekstur putu ayu yang lembut dan aroma yang wangi, beberapa faktor penting perlu diperhatikan selama proses pembuatan. Penggunaan bahan berkualitas merupakan langkah awal yang sangat penting. Telur, santan, dan tepung terigu harus dalam kondisi baik agar adonan yang dihasilkan optimal. Santan segar atau santan instan berkualitas baik akan memberikan rasa gurih dan aroma khas pada kue, sementara telur yang segar akan membantu adonan mengembang dengan baik.
Teknik pengadukan adonan juga sangat berpengaruh terhadap kelembutan putu ayu. Pengocokan telur dan gula pasir dengan emulsifier hingga mengembang, putih, dan kental berjejak adalah tahapan yang tidak boleh dilewatkan. Proses ini menciptakan volume udara dalam adonan, yang akan menghasilkan tekstur kue yang ringan dan empuk setelah dikukus. Setelah itu, penambahan tepung terigu dan santan harus dilakukan secara bertahap dan diaduk perlahan agar adonan tidak kehilangan volume udara yang sudah terbentuk.
Selain itu, proses pengukusan yang tepat juga menjadi penentu kelembutan dan aroma wangi putu ayu. Pastikan kukusan sudah panas dan mengeluarkan banyak uap sebelum adonan dimasukkan. Penggunaan api sedang selama pengukusan akan mencegah kue menjadi bantat dan memastikan kematangan yang merata. Untuk meningkatkan aroma wangi, dapat ditambahkan daun pandan sebagai alas di dalam kukusan, sehingga aroma pandan akan meresap ke dalam kue.
Tips Menyajikan Kue Ini Agar Menarik
Penyajian putu ayu yang menarik dapat meningkatkan daya tarik hidangan ini, baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai suguhan dalam acara khusus. Tampilan visual yang menawan akan membuat putu ayu semakin menggugah selera dan memberikan kesan istimewa kepada penikmatnya. Penataan yang rapi dan penggunaan elemen dekoratif sederhana dapat mengubah putu ayu menjadi hidangan yang lebih berkesan.
Salah satu cara untuk membuat putu ayu terlihat menarik adalah dengan memperhatikan cetakan yang digunakan. Cetakan putu ayu umumnya berbentuk bunga, yang secara alami sudah memberikan tampilan yang cantik. Pastikan cetakan diolesi minyak tipis sebelum adonan dimasukkan agar kue mudah dikeluarkan dan bentuknya tetap utuh. Setelah matang, biarkan kue sedikit dingin sebelum dikeluarkan dari cetakan untuk menghindari kerusakan bentuk.
Selain bentuk, warna juga berperan penting dalam penyajian. Warna hijau pandan yang cerah pada putu ayu sudah menjadi ciri khas yang menarik. Untuk menambah variasi, dapat digunakan pewarna makanan lain atau pasta pandan dengan intensitas warna yang berbeda. Penataan kelapa parut di atas kue juga perlu diperhatikan; pastikan kelapa parut tersebar merata dan padat di bagian bawah cetakan agar terlihat rapi saat kue dibalik. Penyajian di atas piring saji yang kontras warnanya dengan kue juga dapat menonjolkan keindahan putu ayu.
Variasi Resep Putu Ayu Santan Lembut Wangi
Putu ayu santan, meskipun sudah memiliki cita rasa khas yang digemari, dapat dikembangkan dengan berbagai variasi untuk menciptakan pengalaman rasa yang berbeda. Inovasi pada bahan dan teknik dapat menghasilkan putu ayu dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Variasi ini memungkinkan putu ayu untuk disesuaikan dengan selera dan preferensi yang beragam.
Salah satu variasi yang dapat dicoba adalah penambahan bahan lain ke dalam adonan untuk memperkaya rasa dan aroma. Misalnya, putu ayu dapat dibuat dengan tambahan ubi ungu atau labu kuning yang dihaluskan, memberikan warna alami dan rasa manis yang berbeda. Selain itu, penggunaan jus pandan asli dari daun pandan segar, bukan hanya pasta pandan, akan menghasilkan aroma yang lebih otentik dan kuat. Beberapa resep juga menyarankan penambahan sedikit tepung maizena pada kelapa parut untuk menjaga tekstur kelapa agar tetap lembap dan tidak mudah kering.
Variasi juga dapat dilakukan pada topping putu ayu. Selain kelapa parut, putu ayu dapat disajikan dengan tambahan serutan cokelat, keju parut, atau bahkan saus gula merah (saus aren) untuk memberikan dimensi rasa yang lebih kompleks. Saus gula merah dapat dibuat dengan merebus gula merah, gula pasir, dan daun pandan hingga mendidih, lalu disaring dan didinginkan. Variasi ini tidak hanya memperkaya rasa, tetapi juga memberikan tampilan yang lebih menarik dan berbeda dari putu ayu tradisional.
Bagaimana Agar Putu Ayu Santan Lembut dan Wangi Bisa Awet Disimpan?
Menjaga kualitas putu ayu santan agar tetap lembut, wangi, dan tidak mudah basi setelah dibuat merupakan hal penting, terutama jika ingin disimpan untuk beberapa waktu. Kue putu ayu yang sudah matang dapat disimpan dan dinikmati kembali selama dua hingga tiga hari. Perhatian terhadap cara penyimpanan akan membantu mempertahankan tekstur dan rasa kue.
Penyimpanan putu ayu yang sudah matang sebaiknya dilakukan dalam wadah tertutup rapat. Wadah kedap udara akan melindungi kue dari paparan udara luar yang dapat menyebabkan kue cepat kering atau terkontaminasi bau dari makanan lain di sekitarnya. Selain itu, wadah tertutup juga mencegah tetesan air dari bahan lain di dalam kulkas mengenai kue, yang dapat membuat kue menjadi lembek.
Untuk penyimpanan jangka pendek, putu ayu dapat disimpan di suhu ruangan dalam wadah tertutup rapat, namun daya tahannya akan lebih singkat. Jika ingin menyimpan lebih lama, kulkas adalah pilihan yang lebih baik. Kue putu ayu dengan topping kelapa parut masih aman disimpan di dalam kulkas selama dua hingga tiga hari. Penting untuk diingat bahwa adonan putu ayu yang belum dikukus lebih sulit disimpan karena terbuat dari bahan yang mudah basi seperti santan dan telur, sehingga disarankan untuk mengukus semua adonan hingga menjadi kue.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apa yang membuat kue putu ayu menjadi lembut?
A: Kelembutan kue putu ayu dipengaruhi oleh penggunaan santan segar, perbandingan tepung dan telur yang tepat, serta proses pengukusan dengan api sedang agar adonan matang merata tanpa menjadi keras.
Q: Kenapa aroma putu ayu bisa sangat harum?
A: Aroma harum putu ayu berasal dari penggunaan pandan, baik dalam bentuk pasta maupun sari pandan alami, yang dipadukan dengan santan sehingga menghasilkan wangi khas yang menggugah selera.
Q: Berapa lama waktu mengukus putu ayu agar matang sempurna?
A: Putu ayu umumnya dikukus selama 15–20 menit dengan penutup kukusan dibungkus kain agar uap air tidak menetes ke adonan dan merusak teksturnya.
Q: Bagaimana cara agar kelapa parut pada putu ayu tidak cepat basi?
A: Kelapa parut sebaiknya dikukus terlebih dahulu dengan sedikit garam sebelum digunakan agar lebih awet, tidak cepat basi, dan tetap terasa gurih saat disajikan.
Q: Apakah putu ayu santan bisa disimpan dan tahan berapa lama?
A: Putu ayu santan paling nikmat dikonsumsi pada hari yang sama, namun dapat disimpan dalam wadah tertutup di suhu ruang selama 1 hari atau di lemari pendingin hingga 2 hari dengan tekstur yang masih cukup baik.
Sumber: Liputan6
.png)

