Saluran Hotline BNPB Untuk Bencana Banjir-Longsor Sumatera: Bisa Hubungi 081161645500

Kondisi banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Jumat (28/11/2025). Foto: ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat

Jakarta, Pena Medan -

BNPB menyampaikan data terbaru terkait bencana banjir bandang-longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Jumlah korban tewas, luka, hilang maupun mengungsi belum diketahui karena masih dinamis.

BNPB membuka saluran komunikasi atau hotline yang dapat dihubungi oleh masyarakat.

Hotline ini ditunjukkan untuk mereka yang masih kesulitan menghubungi keluarga di daerah terdampak melalui nomor telepon 081161645500 dengan menyertakan data keluarganya berupa nama, usia, jenis kelamin, dan alamat, serta titik lokasi terakhir.

"Nantinya BNPB akan mengirimkan data tersebut ke koordinator personel BNPB yang sudah ada di setiap kabupaten atau kota terdampak guna melakukan pengecekan di lokasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (28/11).

Aceh

Tercatat hingga Jumat pagi, total korban jiwa meninggal di Aceh berjumlah 6 orang meninggal dunia dan 11 orang masih dinyatakan hilang. 

"Adapun rinciannya meliputi Kabupaten Benar Meriah dilaporkan 5 orang meninggal dunia dan 9 dinyatakan hilang serta Kabupaten Gayo Lues ada 1 orang meninggal dan 9 orang masih hilang," kata Abdul.

Sumatera Utara

Sementara di wilayah Sumatera Utara, total korban jiwa meninggal dunia berjumlah 55 jiwa dan yang masih dinyatakan hilang berjumlah 41 orang. 

Jika dirincikan jumlah tersebut mencakup Kabupaten Tapanuli Tengah 34 jiwa meninggal dunia dan 33 orang masih dinyatakan hilang, Tapanuli Selatan ada 13 orang meninggal dunia dan 3 masih dinyatakan hilang, di Kabupaten Pakpak terdapat 1 orang meninggal dunia dan Tapanuli Utara 3 orang meninggal dunia dan 5 masih dinyatakan hilang. 

Terdapat penyesuaian data di Kabupaten Humbang Hasundutan dari yang sebelumnya 5 orang meninggal dunia terdapat koreksi menjadi 4 orang meninggal dunia.

Sumatera Barat

Sedangkan di Sumatera Barat dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak 21 jiwa. Ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar dalam keterangan pers tadi pagi, Jumat (28/11).

"Saat ini, seiring dengan penanganan darurat yang tengah dilakukan pemerintah telah mendirikan posko utama di Taruntung, Tapanuli Utara. Lokasi tersebut terbilang paling memungkinkan dari sisi aksesibilitasnya untuk memobilisasi peralatan, logistik, dan dan personel dan menjangkau tiga wilayah operasi yakni Aceh, Sumatera Utara,dan Sumatera Barat," kata Abdul.

Jenazah korban banjir-longsor di RS Bhayangkara Padang teridentifikasi. Foto: Dok. Polda Sumbar

3 Langkah Prioritas 

BNPB mengatakan, pemerintah telah menetapkan tiga langkah prioritas dalam penanganan darurat di tiga wilayah tersebut, adapun ketiga prioritas ini di antaranya pemulihan akses jalur darat baik yang tertutup akibat longsoran maupun jembatan terputus. 

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiagakan alat berat dan BNPB juga telah mengerahkan dua unit pesawat untuk mendukung penanganan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

Kedua, dukungan logistik makanan akan dioptimalkan ke masyarakat melalui jalur udara menggunakan satu pesawat dan satu helikopter. 

Jika diperlukan, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang sudah berkantor di Tapanuli Utara akan mengerahkan beberapa unit helikopter tambahan untuk mendistribusikan bantuan dan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses.

"Seiring dengan tanggap darurat ini pemerintah juga masih terus memperbarui data yang di lokasi terdampak. Selain data korban jiwa, data kerusakan rumah masyarakat dan infrastruktur juga dilakukan termasuk jembatan," ucap Abdul.

Ketiga, pemulihan akses komunikasi dan jaringan listrik. Pemerintah berharap dan mendorong agar PLN serta pengelola jaringan telekomunikasi dapat memberikan jaringan komunikasi GSM di daerah terdampak. 

"Sehingga masyarakat dapat terhubung dengan kerabat dan keluarga di wilayah terdampak yang sejak beberapa hari terakhir kehilangan kontak," kata Abdul.




(Sumber: Kumparan)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan



Iklan



نموذج الاتصال